Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Labuhanbatu Utara menggelar rapat bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Labuhanbatu Utara dalam rangka membahas analisis kebutuhan sistem aplikasi database donor darah. Rapat dilaksanakan di Ruang Rapat Diskominfo pada Kamis, 24 Juli 2025.
Rapat ini dihadiri oleh beberapa pegawai Diskominfo, yaitu Endra Budi, S.Kom., M.M. selaku Kepala Bidang Teknologi Informasi; Eka Saputra, S.Kom. selaku Analis Sistem Informasi; Selamat sebagai Analis Kemitraan; Rohman Sahid, S.Kom. sebagai Sandiman; Angga Parlindungan Siregar sebagai Manggala Informatika; serta Andrew Soebagus, S.Kom. sebagai Programmer. Sementara dari pihak PMI hadir Melda Second Sister, Utari Khairunnisa Situmorang, dan Ibrahim.
Pertemuan ini bertujuan untuk menggali kebutuhan fungsional dan teknis dari sistem yang akan dikembangkan guna menunjang pelayanan donor darah yang lebih efisien dan berbasis data. Endra Budi dalam sambutannya menyampaikan dukungannya terhadap rencana pengembangan aplikasi tersebut untuk meningkatkan kualitas layanan donor darah di Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Pihak PMI turut menyampaikan berbagai kendala yang selama ini dihadapi, di antaranya kesulitan dalam mencari histori pendonor apabila pendonor lupa membawa kartu donor, serta pencatatan data yang masih dilakukan secara manual menggunakan Microsoft Excel.
Oleh karena itu, PMI berharap agar dapat dikembangkan sebuah aplikasi database pendonor darah yang terkelola dengan baik, lengkap dengan fitur seperti kartu donor digital dan notifikasi pengingat untuk jadwal donor berikutnya.
Menanggapi pertanyaan dari PMI terkait biaya pengembangan aplikasi, Endra Budi menegaskan bahwa Diskominfo tidak memungut biaya apa pun dalam proses pembuatan aplikasi tersebut. Sebagai tindak lanjut, kedua pihak berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi melalui grup WhatsApp dalam proses pengembangan aplikasi ke depan.(*)








